免費論壇 繁體 | 簡體
Sclub交友聊天~加入聊天室當版主
分享
返回列表 發帖

HUI GUO 回国 (5)

[i=s] 本帖最後由 丁发 於 2021-7-31 11:02 編輯 [/i]
 

23 JULI 1960
Hui Guo 回国 (5)


     Aku hok gie ,hidupku selama 14 th. di RRT lancar.Lancar dalam arti pada hidup sehari-hari tak pernah mengalami kesusahan dan penderitaan yang berarti.Badan sehat hidup saderhana. Tahun1965 Aku lulus dari Universitas dan dipekerjakan di kota Nanning, ibukota Daerah Otonom Zhuangzu Guang Xi.
  Di Nan Ning aku berumah tangga dan dikaruniahi seorang putra.

  Dan akhirnya,kenapa pindah ke Hong Kong ?
  Tiap individu mempunyai alasan dan sebab-sebabnya serta ceritanya tersendiri. Tidak semestinya dengan gegabah dipersamakan semuanya.
  Aku pribadi berpendapat dan merasa pemerintah RRT kala itu(ahkir tahun 50an hingga awal 70an abad silam), berpegang dan menjalankan politik extrim kiri. Perhubungan dengan dunia luar dapat dikatakan terputus sama sekali. Ingat,ayah ibu dan kakak adik serta saudara saudara kami yakni aku dan isteriku, semua di Indonesia. Kita harus maklum bahwa tiap manusia tentu memiliki perasaan pertalian darah, pertalian persaudaraan kandung. Dus setelah sekian tahun berpisah dengan ayah bunda dan saudara sekandung, tentu tumbuh perasaan kangan untuk bertemu kembali. Ini logis dan human. Selain ini, jangan pantang mengatakan politik extrim kiri, itu sangat unhuman. Gerakan gerakan politik dilancarkan bertubi-tubi dan bertele-tele, sangat membosankan dan kadang mengerikan. Sebagai puncaknya meletuslah apa yang disebut Revolusi Kebudayaan Besar. Semuanya diobrak-abrik secara membabi-buta dan ganas. Kami merasa antipati dan muak. Kami beruntung selama kami hidup di RRT kami tak terlanda mala petaka besar apapun.
  Seperti kalian tahu kegalauan dan kekacauan extrim kiri yang merusak secara fatal ini akhirnya direm dan pemerintah setapak demi setapak meritulnya. Maka muncullah ketentuan yang humanity: Perantau Tionghoa yang berada di tanah air diizinkan untuk balik ke negeri asalnya atau pergi ke Hong Kong untuk bertemu dengan sanak saudara mereka.
  Nah,Langkah selanjutnya terserah pada kita sendiri. Kami memilih keluar dan hidup di Hong Kong karena dengan demikian kami pada suatu hari berkesempatan untuk berjumpa dan bertemu muka dengan ayah bunda dan saudara saudara kami. Dan, terus terang, ini juga demi menjauhi dan menghindari segala kegaduhan politik extrim kiri yang tak tahu kapan bakal balik melanda kembali.
  Alhamdulillah, syukur seribu syukur, Indonesia kini sudah meninggalkan apa yang dinamakan Orba dan masuk era reformasi. Dan RRT juga telah mengatasi situasi yang kacau balau dan tertib kembali. Step by step negeriku RRT sedang menuju ke masyarakat berkecukupan.

  Mana kala tahun 1997 mendekat, banyak penduduk Hong Kong gelisah dan memeras otak berdaya upaya untuk cari pintu exit menuju dunia barat. Sebaliknya aku dan isteriku dengan tegas menentang arus kegelisahan ini, dan bertekad untuk balik keutara melewatkan hari tua kami.

  Akhirnya kami membeli sebidang tanah kecil dan mendirikan sebuah rumah di Zhong Shan San Xiang. Kami pilih tempat tersebut karena kala itu daerah situ pemandangannya mirip seperti panorama pegunungan Dieng kampung halaman isteriku.

  Tahun 1 Juli 1997 Hong Kong balik kepangkuan Ibu Pertiwi Tiongkok. Dua bulan kemudian aku pensiun.

  Kini kami merasa hidup tenang senang dan bahagia di Zhong Shan dan Hong Kong


    The END
         Terima Kasih atas Sharing Anda


返回列表